Apalah Jadinya

Apalah jadinya
jika kau sudah terapung
di bantaran sungai itu hidupmu menggantung
berkecimpung dalam sampah dan air kotor sungai ciliwung,
lalu,
ada yang ingin membuatkan rumah apung
padahal undang-undang tidak mendukung
hanya ingin cari suara banyak dengan menikung

Tuhanku telah Mati

Tuhanku telah mati
sejak aku membelanya
sejak aku tak terima ketika Ia dihina
sejak Ia tak punya daya
menghukum mereka yang menghina.

Kantong Mata

Selamat pagi kamu
wahai kantong mata yang makin menebal
kian hari kian mengekar
dan dengan egois menggusur tempat pipi tua itu
menambah sempit mata sayu itu
hingga memandang pun tak lagi terang
tertutup risau dan takut
pada kebenaran
pada keadilan
yang seharusnya waktu itu
kau tegakkan, kau jadikan Tuhan, bukan?