Sajak untuk Kekasih, 2

Kekasih,
Waktu-waktu karet itu telah banyak menyiksamu
Mengurungmu dalam penjara sedih
Memasungmu dalam tangis tiada henti
Membelenggumu dalam kecemasan

Setetes Air Mani

Dari setetes air mani aku terjadi
begerak melesat tak takut mati
mencari jiwa setengah lagi
kutemui ia di dalam tuba fallopi
aku menang sebab naluri.