Showing posts with label Kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Kehidupan. Show all posts

Drama

Saturday, September 2, 2017
Siang ini,
Mentari tak terasa teriknya,
Sebab terhalang oleh kokohnya genteng rumahmu.
Namun, ada rasa terik yang menggenting,
Meliputi seisi rumahmu,
Teriakkan yang meronta,
Sebenarnya mendefinisikan sedih.

Tentang Rindu

Tuesday, November 22, 2016
Di remang-remang cahaya senja
Di bawah langit kelabu
Lupakan saja rindu
Sebab rindu hanya membuat jiwamu rapuh
Sebab rindu membuat air matamu jatuh

Hujan di Akhir September

Saturday, October 1, 2016
aku ingin menjadi hujan
yang menghapus mendung pekatmu
mencerahkan langit soremu
menghangatkan kulitmu dengan mentariku
memekarkan bunga di bibir sayu itu

Dunia adalah Penjara

Sunday, September 25, 2016
Dunia adalah penjara
Memenjarakan pikiran sempit semata
Mengklasifikasikan manusia
Warna kulit, ras, suku, dan agama
Seperti telah,
Memisahkan jiwa dari rasa manusia
Mengotori jiwa dengan rasa benci ketika beda

Aku Ingin Seperti Robot

Aku ingin seperti robot
Yang bicara tak perlu ngotot
Yang melihat tanpa melotot
Yang berjalan tanpa otot
Sebab otot suka membelot

Kepulan Asap

Di hari-hari lelah kemarin
Aku ingin teriak nyaring
Mengumpat segala hal yang tidak penting
Seperti lompat ke sungai kering

Aku benci hari kemarin
Dan juga hari ini
Sebab selalu ada hal yang membatasi

Keterbatasan

Thursday, August 4, 2016
Telah banyak waktu
Telah bangun dari jengahku
Menuai indah senyummu
Mewarnaiku
Mewarnaiku

Telah banyak waktu
Yang kau sebut itu aku
Di dalam hatimu
Jatuhlah aku
Jatuhlah aku

Langit Kelabu

Friday, July 22, 2016
Kutitipkan rinduku padamu
Pada langit kelabu
Sore itu
Saat hendak hujan menderu deras
Meniup angin menyibak hempas
Mengguncang pepohonan yang meranggas

Puisi dari Nenek Penjual Kerajinan Bambu

Wednesday, July 13, 2016
Di sinilah aku
Duduk bersama setumpuk harapan
Dan berselimut dalam kecemasan
Akan takdir yang hendak kuhadapi hari ini
Takdir yang tak mungkin mengubah status sosialku
Takdir yang selalu mengasingkanku

Topeng

Friday, May 27, 2016
Di belahan bumi mana kau berpijak
Di belahan bumi mana kau menapak
Di setiap senyum-senyum yang berpendar
Seolah membiaskan kebencian yang mengakar
Menjadikan sebuah topeng untukmu
Yang merampas rasa nyamanmu

Sebuah Rahasia

Thursday, March 31, 2016
Semenjak kata "kita" menggantikan aku dan kamu
Semenjak itulah, hidupku jauh dari kelabu
Meski kita lebih sering menderita rindu
Namun, semua berlalu tanpa sendu

Kita Terlahir dari Desahan Kenikmatan

Tuesday, March 1, 2016
Ingatkah engkau saat kau masih enggan
menjaga santun dan kekakuan
mencegah kaki agar tak berdiri
terlalu munafik dalam opini.