Showing posts with label Lika-liku kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Lika-liku kehidupan. Show all posts

Sebelum Lelapku

Malam yang sunyi
Mata terbelalak sepi
Nyanyian jangkrik sayup-sayup menemani
Bagaikan simphoni
Yang menggugah jiwa yang layu
Untuk bangkit membawa emosi
Emosi yang kadang menggila
Terbawa dalam mimpi
Rasakan dunia fatamorgana

Desiran angin kering
Kini lembab kembali
Membawa sejuta mimpi
Menutup cerita hari ini

Hiruk pikuk suasana pagi pun menanti
Ada harapan akan hangatnya mentari
Terpancar dalam dinginnya mimpi
Meneteskan embun yang sejuk
Terbayang...
Merajut cerita esok hari

Metamorfosis

(sebuah puisi kehidupan)


Dunia menyibak kesedihannya
Kegelapan t'lah menyelimuti lautan
Gila, gila & semua telah gila
Hanya burung yang berkicau indah

Bernyanyi di atas pohon padi
Hingga mencekik leher kering
Padi yang lezat dan kuning
Hingga bulu-bulu sayapnya berjatuhan

Esok tumbuh lagi
Gemerlap, indah dan cantik
Terbang di antara remang-remang cahaya
Berganti-ganti menawan hati

Sayang bulumu tak tumbuh lagi
Sekarang...
Sudah cukup tua untuk metamorfosis
Terlalu sulit hati ingin kembali
Karena jiwamu t'lah pergi
Binasa dalam kepuasan hidup

TeKaD

(sebuah puisi kehidupan)


Tekad...
Bila tekadku sudah kuat
Tak satu pun bisa menghambat
'Kan ku pegang api panas-panas
'Kan ku genggam hingga padam
Dari dalam diriku

Bila tekadku sudah bulat
'Kan ku arungi samudra dalam-dalam
Berenang tanpa rintangan
Tak takut tenggelam
Dalam kesengsaraan
Dalam kemiskinan
'Kan ku lalui, walau pedih perih

Bila tekadku sudah mantap
'Kan ku daki gunung tinggi-tinggi
Demi meraih mimpi
Walaupun harus mati
Tapi aku tak takut pada diriku sendiri
Walau akan jatuh ke jurang
Tapi aku bisa terbang
Ku kepakkan sayapku lebar-lebar
Berjuang...
Sampai titik darah penghabisan