Ku Petik Melati itu

Di antara semak-semak
Kaulah terindah
Tak bisa mengelak
Ku telah melihatmu

Membayang indah di otakku
Mengawal mimpi-mimpi baruku
Yang sekian ini t'lah lenyap dari tidurku

Mata hati memandangmu
Wahai melatiku
Mengapa engkau belum mekar juga
Mencemaskan imajinasiku

Tapi ku t'lah melangkah
Beberapa jengkal mendekatimu
Dan ku t'lah memetikmu
Ku bawa kau pulang bersama senyumku

Ku sirami dengan cintaku
Ku sinari dengan sayangku
Ku harap kau segera mekar
Menampakkan wajah indahmu

No comments:

Post a Comment

Give your comment friends!