Tenggelam

Pernah aku pergi ke Semeru
Sunyi, sepi, aku
Menyatu pada matahari
Menyatu pada akar rumput
Yang dengan liarnya
Merambat pada segala penjuru

Lalu kuhirup dalam-dalam aroma rindu
Dari tanah lembab di sekelilingku
Hingga bertemu pada pohon yang selalu berayun
Melambai, merayuku untuk bercerita
Tentang keluh dan sedih
Lalu ia memelukku dalam tangis kelegaan
Dan membiarkan rahasia itu tetap tinggal di sana
Terkubur bersama serasah
Agar tak menjadi harapan yang membusuk
Saat kubawa kembali
Yang sebentar lagi, aku lupa

No comments:

Post a Comment

Give your comment friends!