Monday, June 13, 2011

Lelap

Lelap
Adalah lalai
Maka sebut cintamu
Yang mengasihimu
Ketika kamu putih
Ketika kamu hitam
Bahkan abu-abu

Lelap
Adalah sesal
Maka bukalah urat sarafmu
Untuk menerima kenyataan
Menghela nafas yang besar
Dan melangkah tegap

Namun, Terbuai dalam lelap
Tidur yang sepi
Otakmu kosong
Jiwamu kering
Telingamu tuli
Tengok sekelilingmu, ketika
Semut-semut sudah memanggul gula dari gelasmu
Lalu apakah kau tetap menatap mukamu begitu saja

0 comments:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

© 2009 - Galeri Puisi, All Rights Reserved.

Designed by Galeri Puisi