Sunday, July 29, 2012

Hanya Diam

Aku hilang
Aku takut
Aku khawatir
Dalam cerita
Dalam canda
Dalam tidur yang lelap

Aku hanya diam
Membiarkan semua mengalir
Arus ini begitu deras
Namun aku tetap membendungnya
Aku adalah tembok raksasa
Yang menutup setiap pintu air suci
Dan kamu adalah muaranya

Di atas pohon
Burung pun tak berkicau lagi
Terlalu sibuk mencari melodi
Lagu indah mungkin terlalu membosankan
Hanya menyaksikan burung lain yang,
Menyanyikan lagu untukmu
Menarik senyum bibir indahmu

Bahkan nafas burung itu
Menghembus, terengah-engah
Tak memberi sisa nafas untuk pita ini
Membiarkan pita ini tetap kaku

0 comments:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

© 2009 - Galeri Puisi, All Rights Reserved.

Designed by Galeri Puisi