Saturday, September 15, 2012

Lubang Hitam

Terjerambab dalam angan dan bayangan
Aku yang tak tentu arah
Mencoba melihat
Kegelapan selalu mengikuti
Bahkan menghadang

Malam ini
Aku serasa dalam fatamorgana
Desiran sejuk angin yang menerpa
Perlahan-lahan membawaku ke neraka kehidupan
Sungguh aku tak tentu arah
Aku jatuh
Aku bangun
Dan aku kuat berdiri lagi
Namun aku selalu terjerembab
Dan selalu bangkit

Aku adalah partikel-partikel
Yang terhambur dan berantakan
Aku di sini, di sana, dimana-mana
Terserah kamu yang menemukan
Aku tak peduli itu

Aku mencoba layaknya cahaya,
Menembus kegelapan.
Mengarungi luasnya semesta
Hingga tertumbuk lubang hitam
Dan aku jatuh di sana.
Dalam perjuangan yang tak ada habisnya
Aku berlari bagai gelombang
Melepas jeratan gravitas lubang hitam
Terus dan terus, walau aku bukan cahaya
Tapi keyakinan membawaku pergi menjauh
Lubang hitam kutinggalkan

0 comments:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

© 2009 - Galeri Puisi, All Rights Reserved.

Designed by Galeri Puisi