Sunday, September 20, 2015

Tebal

Segala yang tertulis
Tak pernah tampak oleh kasat mata
Hanya sebuah cerita yang tersirat
Di sela-sela kisah hidup yang lain
Di sela-sela canda tawa yang lain
Adalah sedih yang menghunjam
Menulisnya setiap hari
Merasanya setiap waktu
Namun tertidur nyenyak di dalam selimut
Entah kapan kami akan bangun
Membakar selimut kami
Lalu, menulis kisah indah ini dengan tinta hitam,
tebal
Agar mereka tahu, kebahagiaan ini
Adalah kehancuran yang diinginkan
Namun, kami yakin
Akan datang hari itu
Bilamana semua gelas yang pecah
Dan, pecahannya berceceran di jalan kami
Akan kami lalui sekalipun tanpa alas kaki
Meski kaki-kaki ini akan berlumuran darah karenanya

Di sinilah kami terikat kuat
Di sinilah kami berdiri
Dalam penderitaan yang tiada henti
Dalam peluh tangis yang mengalir
Meniti hari-hari sulit
Menuju hari yang indah
Dimana kami akan mengatupkan bibir-bibir pedas itu
Dan dengan diamnya membiarkan kisah ini
Berakhir bahagia

0 comments:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

© 2009 - Galeri Puisi, All Rights Reserved.

Designed by Galeri Puisi