Saturday, January 5, 2013

Biar Saja


Mencair sudah kebekuan ini
Dalam keheningan malam yang menggigil
Tatkala datang beberapa tulisan mungil
Yang dengan sombongnya
Menampak pada layar

Semakin jengkel saja aku
Tulisan-tulisan itu sedang menari-nari di atas hati orang lain

Biar saja hatiku bilang
Huruf-huruf kecil itu akan lelah menari-nari
Takkan lama ia menertawakanku,
Tidak akan
Kekecewaan akan menghapusnya
Mengganti malam yang teduh menjadi pagi yang menakutkan
Pagi yang tanpa mentari
Tanpa tetesan embun pagi
Yang ada hanya air matamu
Dan ia yang meninggalkanmu
Dan mungkin aku yang masih mnunggu

Biar saja,
Aku menunggu saat-saat itu
Saat lembaran-lembaran hatimu kering
Dan aku bawakan hujan
Menumbuhkan senyum itu lagi
Biar,
Biar saja,
Aku menyimpan harapan kosong
Dalam kebodohanku
Aku hancur dalam penantian

0 comments:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

© 2009 - Galeri Puisi, All Rights Reserved.

Designed by Galeri Puisi