Untukmu Kekasih

Tiada yang lebih indah di hari ini kekasih,
Selain senyum sapamu
yang menghembuskan nafas ke paru-paruku.
Aku menghirup baumu yang semerbak
menggugah jantungku untuk berdegup kencang

Meski,

Aku tak bisa melupakan senyum senjamu
Karena aku adalah dirimu, dirimu adalah kita, dalam sejiwa sukma

Akankah selalu?
Kita bercumbu dengan khusuknya di kala mentari hendak tersenyum, kekasih.
Dan kecupan bibirmu di dalam setiap tetes embun pagi
Yang membangunkan dedaunan
Adalah asaku untuk selalu menyebut namamu, kekasih.

Tak kan aku hilang dalam malam,
lalu menerkamu dalam pagi.

Karena,
Aku adalah sawah dibalik teduhnya gunung berkabut, kekasih.
Menatap ke segala arah adalah indah adalah wajahmu.

Bahkan aku tak mau melihat pelangi
Yang memancar dari untaian rambutmu,
Hanya wajahmu kekasih,
Memenuhi segala ruang pandangku.

Meski aku berada di ujung rasa cintamu,
Ketika mentari bertanya pada malam:
kenapa kau membawa gelap di saat surga senja sedang tersenyum?

No comments:

Post a Comment

Give your comment friends!