Dunia adalah Penjara

Sunday, September 25, 2016
Dunia adalah penjara
Memenjarakan pikiran sempit semata
Mengklasifikasikan manusia
Warna kulit, ras, suku, dan agama
Seperti telah,
Memisahkan jiwa dari rasa manusia
Mengotori jiwa dengan rasa benci ketika beda

Aku Ingin Seperti Robot

Aku ingin seperti robot
Yang bicara tak perlu ngotot
Yang melihat tanpa melotot
Yang berjalan tanpa otot
Sebab otot suka membelot

Kepulan Asap

Di hari-hari lelah kemarin
Aku ingin teriak nyaring
Mengumpat segala hal yang tidak penting
Seperti lompat ke sungai kering

Aku benci hari kemarin
Dan juga hari ini
Sebab selalu ada hal yang membatasi

Keterbatasan

Thursday, August 4, 2016
Telah banyak waktu
Telah bangun dari jengahku
Menuai indah senyummu
Mewarnaiku
Mewarnaiku

Telah banyak waktu
Yang kau sebut itu aku
Di dalam hatimu
Jatuhlah aku
Jatuhlah aku

Langit Kelabu

Friday, July 22, 2016
Kutitipkan rinduku padamu
Pada langit kelabu
Sore itu
Saat hendak hujan menderu deras
Meniup angin menyibak hempas
Mengguncang pepohonan yang meranggas

Puisi dari Nenek Penjual Kerajinan Bambu

Wednesday, July 13, 2016
Di sinilah aku
Duduk bersama setumpuk harapan
Dan berselimut dalam kecemasan
Akan takdir yang hendak kuhadapi hari ini
Takdir yang tak mungkin mengubah status sosialku
Takdir yang selalu mengasingkanku

Selamat Pagi

Wednesday, June 29, 2016
Aku adalah pagi
Yang menjelma dalam dingin
Memeluk erat kemalasanmu
Bersama kantuk yang menjalu semangatmu
Kian waktu kian menggancu mimpi
Sampai habis waktu karyamu.