Wednesday, February 3, 2016

Tuhan, Tolong Jangan Beri Aku Itu

Sebuah tanda
Yang merisaukan jiwa
Menganggu rasa

Sebab kegelisahan membuka mata
Mencegah ia terlelap

Saturday, January 2, 2016

Aku Ingin Pulang

Bukannya aku menyerah
Atau lari dari semua masalah
Tetapi aku hanya ingin pulang
Mengubur semua harapan
Agar aku tak terlalu bermimpi indah di kala tidur malam
Agar aku menyadari
Bahwa aku ingin pulang
Kembali ke suasana sejuk yang telah hilang
Kembali ke jalan terjal namun tentram

Yang Mulia

Yang Mulia
Kemuliaan yang seperti apa yang kalian lakukan
Kemuliaan apa yang membuat kalian disapa demikian
Lelucon macam apa sebenarnya ini
Bagimana bisa seorang pembantu tetapi menduduki kursi raja
Bagaimana bisa seorang pembantu lebih tinggi derajatnya
Otoriter dan absolut yang lebih halus, alih-alih demokrasi
Demokrasi yang tolol

Tuesday, October 13, 2015

Si Anjing Pintar

Ada anjing pintar
Tetapi tak sepintar tuannya
Taringnya tajam
Bagai bilah pisau yang mecerucup dari rahangnya
Tetapi taring tuannya lebih tajam
Dalam senyum yang menyeringai
Menebar roda-roda opini
Menggilas beberapa semut hitam

Monday, October 12, 2015

Ketidakpastian yang Aku Tunggu

Terdengar degup jantung ketidakpastian,
menunggu sebuah suara yang enggan merintih.

Namun tetap saja terselip tanya
"Baikkah kau di sana?”
“Masihkah kakimu berdiri tegak?”
“Atau telah roboh diterjang badai?"

Sunday, September 20, 2015

Tebal

Segala yang tertulis
Tak pernah tampak oleh kasat mata
Hanya sebuah cerita yang tersirat
Di sela-sela kisah hidup yang lain
Di sela-sela canda tawa yang lain
Adalah sedih yang menghunjam
Menulisnya setiap hari

Saturday, June 20, 2015

Sebaiknya Kau Turun

Wahai elang yang terkekang
Adakah kebodohan menyelimutimu
Hingga kau terus terbang
Mengepakkan sayap dengan bangganya
Dan terus memekikkan suara-suara lantang
Tentang dunia yang kau perbaiki