Mendadak Kafir

Sunday, January 1, 2017
Semalam, aku mendadak kafir
Sebuah terompet kutiup kencang
Sekencang caramu berpikir dangkal
Sekacang yakinmu kepada Tuhan

Seperti Puisi

Thursday, December 29, 2016
Aku ingin mencintaimu seperti puisi
Yang bersembunyi dibalik kata
Yang indahnya tak terdefinisi
Yang tulusnya tanpa makna
Yang merdunya tanpa nyanyi
Cukup senda guraunya saja

Tentang Rindu

Tuesday, November 22, 2016
Di remang-remang cahaya senja
Di bawah langit kelabu
Lupakan saja rindu
Sebab rindu hanya membuat jiwamu rapuh
Sebab rindu membuat air matamu jatuh

Adalah Singa

Adalah singa
Yang terpisah dari kawanannya
Atau singgasananya?
Menyendiri dalam durja
Terasing dalam ketidakberdayaannya

Adalah singa
Mencoba merengkuh lagi
Menampakkan kuku tajamnya lagi
Menampakkan taring besi
Agar para rusa tahu keberadaanya kini
Agar kawanan zebra segara berlari

Dan,

Wahai Bangsaku

Friday, November 4, 2016
Wahai bangsaku yang terkenal ramah
Jangan ikuti amarahmu
Jangan ikuti nafsumu
Jangan perlihatkan bahwa atas nama iman
Atas nama Tuhan
Engkau berlaku anarki

Sajak untuk Kekasih, 1

Saturday, October 1, 2016
Kekasih,
aku tidak mengerti kenapa aku jatuh cinta padamu
tapi, aku hanya mengerti
betapa aku benci pada diriku sendiri
sejak aku memilikimu
jika aku harus meninggalkanmu nanti.

Hujan di Akhir September

aku ingin menjadi hujan
yang menghapus mendung pekatmu
mencerahkan langit soremu
menghangatkan kulitmu dengan mentariku
memekarkan bunga di bibir sayu itu